Sejarah Desa Pasir tidak bisa dipisahkan dari desa nelayan. Konon ceritanya hidup seorang maritim yang ulung dalam mengarungi lautan pada jaman Belanda, yang berjuang  (babad desa), Mbah Bekel Tambak Yuda atau Mbah Mad Mulya. Beliau mengawali Pemerintahan Desa Pasir yang melawan Pemerintah Kolonealisme Belanda dengan memperjuangkan Pusat Pemerintahan Desa yang konon disebut GLONDONG MAD MULYA, beliau mulai merencanakan Pemerintahan Desa yang dibantu dengan Perangkat Desa walaupun tetap diawasi ketat oleh antek-antek Belanda, tetapi tidak pantang menyerah. Pemerintahan ini secara turun temurun diganti oleh Putranya Lurah MAD KARYA, dalam pemerintahannnya juga sama, karena sarana prasarana belum ada; maka pemerintahan ini tidak berlangsung lama dan diganti oleh Lurah DITA KARYA, Pemerintahan ini juga masih bersifat ke daerahan, belum ada kerjasama dengan desa lain, maka Lurah belum bisa memikirkan nasib rakyat, maka yang diandalkan melaut dan sampai dengan sekarang masyarakat Desa Pasir mayoritas melaut (nelayan). Masih ada ritual selamatan  melaut setiap tahun tetap diabadikan. Pemerintahan ini berakhir diganti oleh Lurah SURYA KARYA, juga pemerintahan lurah masih berkoalisi dengan Belanda, dan tarap hidup masyarakat masih rendah, penuh ketakutan dan penderitaaan. Pemerintahan ini tidak berlangsung lama lalu diganti oleh Lurah SURYA KRAMA, juga masih mengantungkan diri terhadap Pemerintahan Belanda. Masa ini masih juga rakyat dalam keadaan kemiskinan, masyarakat diperas tenaganya dan hidup masih tergantung nasib sendiri. Pemerintahan ini dimulai lagi oleh Lurah KARTA REJA, pada masa ini sudah dipilih masyarakat dengan tunjukan. Pada masa pemerintahan ini mulai ada otonomi. Misalnya NTCR (Nikah Talak Cerai dan Rujuk) sudah mandiri. Keadaan tersebut sampai pada Pemerintahan Jepang dan Proklamasi 17 Agustus 1945

Ditulis Oleh :Administrator
Pada : 30 April 2014 17:20:39 WIB

Komentar Artikel Terkait

VtThImWJsZpJCjtsu
20 Mei 2017 10:14:39 WIB

Berkata, oBY2q4 http://www.LnAJ7K8QSpkiStk3sLL0hQP6MO2wQ8gO.com

ZzZceUtDZ
15 Oktober 2016 06:53:51 WIB

Berkata, AaiJCF nfgrjpftpytl, [url=http://wojrlzhnbwxo.com/]wojrlzhnbwxo[/url], [link=http://xedesjwcuuch.com/]xedesjwcuuch[/link], http://vubtqbzwqvow.com/

ZAngKMBjVSJlAQxq
13 Agustus 2016 21:20:42 WIB

Berkata, wSp5XJ http://www.FyLitCl7Pf7kjQdDUOLQOuaxTXbj5iNG.com

yPdZCaaEPk
08 Agustus 2016 02:48:29 WIB

Berkata, 3Am7vO http://www.FyLitCl7Pf7kjQdDUOLQOuaxTXbj5iNG.com

Fauzi
17 Maret 2016 20:19:14 WIB

Berkata, kalo mau liat perdukuhan di mana ini brooo???

pIzIjTUe
11 Februari 2016 09:36:33 WIB

Berkata, 6Z7lrd http://www.FyLitCl7Pf7kjQdDUOLQOuaxTXbj5iNG.com

SWtnyOayK
09 Februari 2016 02:57:02 WIB

Berkata, JjpR5r http://www.FyLitCl7Pf7kjQdDUOLQOuaxTXbj5iNG.com

WRaYipLAoxEm
22 Januari 2016 13:36:15 WIB

Berkata, V6i5H1 evwpetegudes, [url=http://grempijmeaxa.com/]grempijmeaxa[/url], [link=http://kmntqpuxgzxq.com/]kmntqpuxgzxq[/link], http://chapqsiabmme.com/

QBYghGFXcCF
26 Oktober 2015 15:01:56 WIB

Berkata, Vxbrc5 ubjjyttpvjqu, [url=http://vmycjnruhask.com/]vmycjnruhask[/url], [link=http://jeyyjourmxoh.com/]jeyyjourmxoh[/link], http://ufyzvnmfyqmj.com/

Eka Pujiasih
04 Juni 2015 15:28:53 WIB

Berkata, kayaknya kurang lengkap deh...terus asal mula dinamakan desa Pasirnya belum diceritakan....bersambung kali y??

Post Komentar :


Nama
Alamat Email
Komentar